Selasa, 23 Oktober 2018

Hanya seorang ibu..

Pilihan untuk hanya menjadi seorang ibu rumah tangga yg berkualitas ternyata tidak segampang yang ku pikirkan..

Banyak tanggung jawab secara moral, emosi dan obsesi yg tertahan.

Ibu adalah madrasah paling mendasar bagi anak. Karena itulah dukungan penuh seorang ibu apalagi di usia emas, dibutuhkan.

Sebagai seorang ibu yg hanya berkutat di sekitaran tembok rumah, pasti pernah mengalami kejenuhan. Melihat kabar teman yg berkarir, menempuh pendidikan yg lebih tinggi, tentu seringkali membuat iri.

Tapi kita adalah apa yg sudut pandang kita pikirkan.

Satu hal yg ku sadari, saat kita melihat mata berbinar dan senyum kikuk anak kita yg berusaha menunjukkan apa yg telah ia bisa dan pelajari, itu tak ternilai. Tak akan bisa terbeli oleh berapapun gaji kita atau sepanjang apapun gelar yg kita punya.

Hanya beberapa saat saja, nanti dia tak akan semungil dan semanja waktu ini. Nanti dia akan sibuk berimajinasi bersama teman-temannya. Nanti dia akan menua dan tinggal dengan teman hidupnya. Tak lagi bersama kita.

So, loving your children as always. Cause it's never been a long time..



*Tulisan ini ada di notepad hape saya, tertanggal 21 November 2017
Dipindahtuliskan di sini pada tanggal  23 Oktober 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar