Hidup itu seperti masuk ke dalam sebuah labirin batu
Semua jalan yg dilalui masih penuh misteri, dingin, gelap dan berdebu
Kita belum tau, sebelum mencoba setiap proses jalan itu
Jalan yg kita ambil bisa saja buntu
Pun bisa penuh kerikil, terjal, dan berliku
Kita tak tau ujungnya, tak kan pernah tau..
Tapi setiap pilihan selalu ada resiko.
Konsekuensi.
Tanggung jawab.
Alasan atas setiap kejadian.
Sebab-akibat.
Konsep berpikir.
Aksi-reaksi.
Intinya alasan atas setiap kejadian selalu berdasarkan metode sebab-akibat dari aksi-reaksi manusia, yg mana menghasilkan konsep berpikir untuk membuat pilihan. Dan dari pilihan itu menghadirkan konsekuensi untuk selalu dipertanggungjawabkan di kemudian hari.
Mungkin ego dalam lelah selalu berteriak tanpa henti
Mungkin jarak selalu memberi pola pikir yg tak abadi
Tapi ada 1 hal yg selalu berusaha ku yakini
bahwa hati selalu memanggil nama-Mu dalam setiap sujud penuh arti
Allah...Allah...Allah...
Jawaban atas setiap kejadian selalu ada pada manusianya sendiri. Bagaimana menyikapi dan meyakini serta mengikhlaskan setiap apa yg terjadi.
Ikhlas dalam hati.
Tak peduli sebesar apapun kejadian di depan mata layu ini, tak ada artinya saat dihadapkan pada keMaha-Besaran Allah yg hakiki.
Masalah yg kau pikir besar, bukankah lebih besar Allah? Kegelisahan yg membuatmu paling gusar, bukankah lebih besar Allah?
Kerumitan pola pikir yg membuatmu menangis getir, bukankah lebih besar Allah?
Yakinlah.
Setiap proses adalah langkah Allah untuk selalu membaikkan hamba-Nya.
Percayalah.
Setiap sakit yg dirasa adalah sebagian dari penggugur dosa-dosa.
Allah... Allah... Allah...
Maka bertahanlah pada sebenar-benarnya pasrah.
Meski jalan tak selalu mudah, karena perang paling resah adalah melawan diri yg selalu gundah.
Tawakkal.
Menyerahkan sepenuh-penuhnya hati kepada pemiliknya yg paling inti.
Tak peduli apapun yg terjadi,
yakin bahwa semua milik dan bukan milik akan kembali,
tak akan selamanya berada di sisi.
Kita hanya bisa selalu berusaha mengupayakan yg terbaik. Biar Allah yg mengatur hasil akhir yg pasti baik.
Allah Allah Allah.
Bolehkah aku selalu meminta maaf dari-Mu?
#Faa